Simpanan Luar Komputer
SIMPANAN
LUAR
A.
Pengertian Simpanan Luar
Main
Memory merupakan simpanan yang kapasitasnya tidak begitu besar
dan
Volatile(misal semi condoctore stroge).simpanan yang kapasitasnya besar &
bersifat non-Volatile untuk menyimpan data dan program dalam waktu
tertentu.ciri-ciri simpanan tersebut adalah external memory(simpanan
luar,karena terletak di luar alat prosesnya)atau disebut mass stroge(simpanan
yang besar)atau disebut lagi secondry stroge(simpanan kedua,karena simpanan
pertama main memory) atau disebut auxiliary storage (simpanan tambahan)atau
disebut permanent storage (simpanan tetap karena non Volatile)atau disebut
bocking storage(simpanan pendukung)atau disebut computer data bank(bank data
computer) Pada masa lalu data computer disimpan di:
v Punched Card(kartu
plong)
v Paper Tape(pita
kertas)
v
Magnetic
Tape(pita magnetic)
Simpanan
tersebut ukurannya relative sangat besar,tetapi kapasitasnya kecil.
Tetapi
situasi tersebut dramatis telah berubah karena dikembangkannya simpanan luar
dengan density(kepadatan)yang lebih tinggi sehingga ukurannya lebih kecil
dengan kapasitas yang lebih besar.
Simpanan
luar dapat digolongkan kedalam direct-acces storage device(DSSD) atau alat
simpanan pemasukkan langsung dan sequential-acces storage device (SASD) atau
alat simpanan pemasukkan urut. SASD umumnya lebih besar dan harga per bit
informasi yang direkam lebih murah. Dan SASD lebih besar lagi dan harga per bit
informasi yang dapat direkam lebih murah lagi tetapi kecepatannya lebih lambat.
Kapasitas
lebih besar
Harga per bit
informasi yang direkam lebih murah
|
SASD
|
DASD
|
Main
Memory
|
Waktu pemasupan lebih lambat
|
B.
Alat Simpanan Luar
Memori Eksternal
Merupakan
memori tambahan yang berfungsi untuk menyimpan data atau program.Contoh:
Hardisk, Floppy Disk ,Disket dan lain sebagainya.Hubungan antara Chace Memori,
Memori Utama dan Memori eksternal dapat di lihat pada gambar berikut :
Konsep dasar memori eksternal
adalah menyimpan
data bersifat tetap (non
volatile),
baik pada saat komputer aktif atau tidak.
Memori
eksternal yaitu perangkat keras untuk melakukan operasi penulisan, pembacaan
dan penyimpanan data, di luar memori utama. Memori eksternal
mempunyai dua tujuan utama yaitu sebagai penyimpan permanen untuk membantu
fungsi RAM dan yang untuk mendapatkan memori murah yang berkapasitas tinggi
bagi penggunaan jangka panjang.
Hirarki memori berdasar
kecepatan akses
Tabel 1.1 Tabel Hirarki memori berdasar kecepatan akses
Selain menyatakan hubungan kecepatan, hirarki tersebut
juga menyatakan hubungan – hubungan lain, yaitu :
Ø Hubungan
Harga : Semakin kebawah adalah harganya semakin murah. (Harga dihitung
berdasarkan rupiah per bit data disimpan).
Ø Hubungan
Kapasitas : Semakin keatas umumnya kapasitasnya semakin terbatas.
Ø Hubungan
frekuensi pengaksesan : Semakin keatas semakin tinggi frekuensi pengaksesan.
Jenis Memori Eksternal
Berdasarkan Jenis Akses Data
Berdasarkan jenis aksesnya memori
eksternal dikelompokkan menjadi dua
jenis
yaitu :
a. DASD
(Direct Access Storage Device) di mana ia mempunyai akses langsung terhadap
data.
Jenis penyimpanan ini digunakan pertama kali di sistem komputer RAMAC
305 tahun 1956. Simpanan luar yang termasuk dalam dalam DASD adalah
magnetic disk, hard card, tape strip catridge,optical disk, magnetic drum, dan
magnetic bubble memory
Contoh
:
v Magnetic Disk
merupakan disk yang terbuat dari bahan yang bersifat magnetik, Contoh : (floppy
disk, hard disk).
v Removeable hard disk
(Zip disk, Flash disk).
v
Optical
disk terbuat dari bahan-bahan optik, seperti dari resin (polycarbonate) dan
dilapisi permukaan yang sangat reflektif seperti alumunium. Contoh : CD dan DVD
Magnetic Disk
Magnetic disk adalah DASD pertama yang dibuat oleh
industri komputer. Pada magnetic disk kecapatan rata-rata rotasi piringgannya
sangat tinggi. Access arm dengan read/write head yang posisinya diantara
piringan-piringan, dimana pengambilan dan penyimpanan representasi datanya pada
permukaan piringan. Data disimpan dalam track, salah satu contoh dari magnetic
disk ini adalah hardisk, Secara umum hard disk biasanya terpasang dan menyatu
didalam CPU (fixed disk). Mekanisme yang menyebabkan data yang tersimpan bisa
dibaca ataupun ditulis didalam hard disk, disebut sebagai disk drive. Didalam
hard disk terdapat lempengan-lempengan logam bundar yang disusun berlapis-lapis
serta terdapat motor penggerak lempengan logam dan read/write head-nya.
Keunggulan dari hard disk adalah mampu menampung data dalam jumlah yang sangat
besar serta memiliki kecepatan pada saat memanggil kembali data yang tersimpan.
Dalam sebuah pack/tumpukan umumnya terdiri dari 11
piringan, setiap piringan diameternya 14 inch (8 inch pada minidisk) dan
menyerupai piringan hitam. Permukaannya dilapisi dengan metal oxide film yang
mengandung magnetisasi seperti pada magnetic tape. Banyaknya track pada
piringan menunjukkan karakteristik penyimpanan pada lapisan permukaan,
kapasitas disk drive dan mekanisme akses. Disk mempunyai 200-800 track per
permukaan (banyaknya track pada piringan adalah tetap). Pada disk pack yang
terdiri dari 11 piringan mempunyai 20 permukaan untuk menyimpan data. Kedua
sisi dari setiap piringan digunakan untuk menyimpan data, kecuali pada permukaan
yang paling atas dan paling bawah tidak digunakan untuk menyimpan data, karena
pada bagian tersebut lebih mudah terkena kotoran/debu daripada permukaan yang
didalam juga arm pada permukaan luar hanya dapat mengakses separuh data. Untuk
mengakses, disk pack disusun pada disk drive yang didalamnya mempunyai sebuah
controller, access arm, read/write head dan mekanisme untuk rotasi pack. Mode
pengalamatan dalam magnetic disk ( hardisk ) ada 2 yaitu : metode silinder dan
metode sektor.
Metode
silinder merupakan Pengalamatan berdasarkan nomor silinder, nomor
permukaan dan nomor record. Semua track dari disk pack membentuk suatu
silinder. Jadi bila suatu disk pack dengan 200 track per permukaan, maka
mempunyai 200 silinder. Bagian nomor permukaan dari pengalamatan record
menunjukkan permukaan silinder record yang disimpan. Jika ada 11 piringan maka
nomor permukaannya dari 0 – 19 atau dari 1 – 20. Pengalamatan dari nomor record
menunjukkan dimana record terletak pada track yang ditunjukkan dengan nomor silinder
dan nomor permukaan.
Pada metode
sektor, Setiap track dari pack dibagi kedalam sektor-sektor. Setiap sektor adalah
storage area untuk banyaknya karakter yang tetap. Pengalamatan recordnya
berdasarkan nomor sektor, nomor track, nomor permukaan. Nomor sektor yang
diberikan oleh disk controller menunjukkan track mana yang akan diakses dan
pengalamatan record terletak pada track yang mana. Setiap track pada setiap
piringan mempunyai kapasitas penyimpanan yang sama meskipun diameter tracknya
berlainan. Keseragaman kapasitas dicapai dengan penyesuaian density yang tepat
dari representasi data untuk setiap ukuran track. Keuntungan lain dari
pendekatan keseragaman kapasitas adalah file dapat ditempatkan pada disk tanpa
merubah lokasi nomor sector (track atau cylinder) pada file.
•
Magnetic Disc dibagi menjadi track dan sector
•
Cluster = gabungan beberapa sector
•
Format : low level dan high level
Track
adalah lingkaran konsentris pada disk. Track dibagi menjadi beberapa bagian
yang disebut dengan sektor. Sector pada umunya berukuran 512 byte dan merupakan
unit terkecil yang bisa di read-write.
Magnetic disk dapat terbagi menjadi:
A.
MICRO DISK
Terbuat dari piringan plastik berukuran diameter yang
cukup kecil yaitu 3 ½ inci yang dapat dimasukkan ke dalam saku baju. Piringan
dari micro disk dibungkus kedalam suatu tempat yang terbuat dari plastik keras
sehingga lebih awet, tidak mudah tergores dan tidak mudah tertekuk. Micro disk
disebut juga micro Floppy.
Micro
Disk 3 ½ inci
B.
MINI DISK
Tahun 1972 IBM memperkenalkan mini disk sebagai media
penyimpanan program untuk mainframe computer. Mini disk disebut juga dengan
nama floppy disk, mini floppy disk, flexible disk atau diskette.
Read/write protect notch bila ditutupi, maka mini disk
sifatnya menjadi read-only. Suatu mini disk dibagi menjadi beberapa lingkaran
konsentris yang disebut track serta dibagi dalam potongan-potongan melintang
yang disebut dengan sector.
Jumlah dari sector tergantung dari sistem disk yang
digunakan untuk masing-masing komputer (umumnya 8 sector atau lebih). Banyaknya
informasi yang mampu direkamkan dipermukaan disk tergantung dari density
(kepadatan disk). Ukuran diameter dari mini disk adalah 5 ¼ inci dan 8 inci.
•
Floppy Disk
Cakram liuk atau disket (bahasa Inggris: floppy disk)
adalah sebuah perangkat penyimpanan data yang terdiri dari sebuah medium
penyimpanan magnetis bulat yang tipis dan lentur dan dilapisi lapisan plastik
berbentuk persegi atau persegi panjang.
Cakram liuk "dibaca" dan "ditulis"
menggunakan kandar cakram liuk (floppy disk drive, FDD). Kapasitas cakram liuk
yang paling umum adalah 1,44 MB (seperti yang tertera pada cakram liuk), meski
kapasitas sebenarnya adalah sekitar 1,38 MB.
Karakteristik floppy disk:
–
Bahan : plastik dibungkus oleh material magnet
–
Kedua sisinya dapat digunakan
Final
Storage
Housing
Capacity Capacity Range Creator
3,5”
rigid 1.44MB 400KB – 1.44MB Sony
3,5”
rigid 2.88MB (see ED.) IMB
5.25”
flexible 1.2MB 100KB – 1.2MB Shugart
8”
flexible 500KB 100 – 500KB IMB
•
Hard Disk
Harddisk merupakan salah media penyimpan data yang cukup
populer bagi mainframe ataupun PC. Harddisk merupakan media penyimpanan yang
memiliki bentuk pisik yang berbeda jika dibanding dengan disket. Secara umum
hard disk biasanya terpasang dan menyatu didalam CPU (fixed disk). Mekanisme
yang menyebabkan data yang tersimpan bisa dibaca ataupun ditulis didalam hard
disk, disebut sebagai disk drive.
Gambar Hard Disk
Karakteristik hard disk:
o Tersusun dari beberapa
plat (aluminium atau glass yang dilapisi material magnet) yang ditumpuk.
o Memiliki head untuk
proses read/write
Optical Disk
Optical disk terbuat dari bahan-bahan optik, seperti dari
resin (polycarbonate) dan dilapisi permukaan yang sangat reflektif seperti
alumunium. Contoh : CD dan DVD
•
CD (Compact Disk)
CD-ROM secara pisik mempunyai bentuk seperti halnya CD audio dan
merupakan suatu hasil pengembangan teknologi baru pada tahun 1983, serta bisa
digunakan sebagai tempat untuk menyimpan data dengan kapasitas tinggi. CD ROM
secara umum dapat menyimpan data hingga 600 MB, tetapi kini banyak dipasarkan
hingga ukuran gigabite. Harga CD ROM relative murah apabila dibanding dengan
disket ataupun hard disk.
Dengan kapasitas yang begitu besar,
maka daya tampung sebuah CD-ROM pada saat ini, bisa disamakan dengan sekitar
430 disket yang berukuran 1.4 MB. Walapun demikian, harga sebuah CD-ROM saat
ini, hampir sama dengan harga disket biasa.
Untuk
menggunakan CD ROM didalam komputer, diperlukan adanya card tambahan, CD ROM
Drive, memory diatas 4 MB, serta beberapa persyaratan lainnya dari hardware
maupun software komputer.
Gambar CD ROM Drive
Untuk melakukan penyimpanan data, CD
ROM menggunakan panas sinar laser yang akan membakar metalic film melalui
sebuah lubang khusus. Lubang inilah yang menyajikan data dalam bentuk binary.
Dikarenakan hal tersebut, data yang sudah tertulis diatas CD ROM belum bisa
untuk diperbaiki/diganti baru.
Dengan
demikian, pada awalnya para pengguna hanya bisa membaca untuk kemudian
dipindahkan kedalam hard-disk. Ini sesuai dengan namanya, yaitu Compact Disk
Read Only Memory. Program-program komputer yang ada pada saat ini, banyak
disimpan didalam CD ROM.
Kini banyak
beredar CD dengan kemampuan Read and Write, dalam arti kata bisa digunakan
untuk menulis dan membaca secara berulang-ulang seperti halnya sebuah disket.
Sony CRX75A merupakan salah satu CD yang mempunyai kemampuan tersebut. CRX75A
mempunyai kemampuan membaca 8x lebih cepat jika disbanding CD biasa dan 4x
lebih cepat untuk kemampuan menulis.
Contoh beberapa CD:
1.
CD-ROM
Singkatan
dari Compact Disc – Read Only
Memory.
Piringan CD-ROM ini berwarna perak. Proses pembuatannya adalah dengan cara menaruh
selembar lapisan plastik yang telah disinari oleh sinar laser. Sinar
laser itu akan membentuk semacam pit (lubang) berukuran mikro – yang sangat kecil sekali. Lubang-lubang itu akan membentuk deretan kode yang isinya berupa data.
Sekali tercipta lubang, maka tidak bisa ditutup lagi. Lalu lapisan plastik itu
akan dibungkus lagi oleh plastik cair yang berguna sebagai pelindung dan
pemantul. Semua itu prosesnya dilakukan secara bertahap dalam suatu mesin
cetakan. Alat cetakan CD-ROM bentuknya mirip cetakan kue martabak manis dan
analogi pembuatanya.
juga mirip seperti itu. Karena
lapisan data itu dibuat pada saat CDROM dicetak, maka tidak heran jika diberi
nama ROM (Read Only Memory). Data didalam CDROM tidak bisa dihapus sehingga
CD-ROM tidak bias dihapus atau direkam pada alat CD Writer yang biasa kita
miliki.
Kualitas CD-ROM ditentukan oleh ketiga lapisan tersebut. Lapisan pemantul harus
mampu memantulkan cahaya yang dipancarkan oleh sinar laser dengan sempurna
sehingga informasi yang ada di lapisan data dapat terbaca dengan baik.
Sementara lapisan pelindung harus kuat agar lapisan data
tidak rusak karena tergores atau kotor. CD-ROM
original umumnya lebih awet daripada CD-ROM bajakan. Karena kualitas
lapisan-lapisan pada CD-ROM original sangat kuat dan berkualitas dibawah
standar mutu pabrik yang dapat diandalkan. Akan tetapi, tidak tertutup
kemungkinan ada pula CD-ROM bajakan yang berkualitas, namun tentu harganya
tidak murah.
2.
CD-R
Singkatan
dari Compact Disc – Recordable. Piringan CD-R ini umumnya berwarna hijau, tapi
ada beberapa yang berwarna biru, merah dan hitam. Proses pembuatannya mirip
dengan CD-ROM, yaitu dengan cara menaruh selembar lapisan plastik. Perbedaannya
lembaran plastik itu belum disinari
oleh laser. Lalu lapisan plastik itu akan dibungkus
lagi oleh plastik cair yang berguna sebagai pelindung dan pemantul.
Lalu kapan lembaran plastik itu akan disinari laser? Jawabannya nanti pada saat kita hendak merekamnya.
Lalu kapan lembaran plastik itu akan disinari laser? Jawabannya nanti pada saat kita hendak merekamnya.
Itulah sebabnya CD-R disebut juga dengan
CD-Blank karena isinya masih kosong.
Menentukan kualitas CD-R juga sama dengan menentukan kualitas CD-ROM. Tapi ada yang harus jadi perhatian ekstra, yaitu karena proses rekaman dilakukan setelah CD tercetak dan ada begitu banyak CD-R yang dijual dipasaran, maka kualitas lembaran data didalam CD-R itu harus cocok dengan CD Writer-nya.
Dulu banyak kasus, selain dari masalah Buffer Under-Run (kehabisan supply data), dahulu CD Writer tidak mampu mengenali lapisan data itu dengan baik.
Anda tidak perlu risau, CD Writer jaman sekarang sudah mampu mengenali berbagai CD-R yang ada dipasaran. Untuk lebih yakin, sebaiknya Anda baca buku manualnya untuk memperoleh informasi daftar CD-R yang paling optimal untuk CD Writer Anda.
Bagi Anda yang masih menggunakan CD Writer model lama, silahkan kunjungi situs web produsen pembuatnya untuk mengupdate firmware. Kegunaan dari update firmware ini untuk membantu CD Writer mengenali lapisan-lapisan data tersebut. Bahkan pada beberapa CD Writer tertentu, dengan hanya update firmware kita bisa meningkatkan kecepatan rekam tanpa harus beli CD Writer baru.
Menentukan kualitas CD-R juga sama dengan menentukan kualitas CD-ROM. Tapi ada yang harus jadi perhatian ekstra, yaitu karena proses rekaman dilakukan setelah CD tercetak dan ada begitu banyak CD-R yang dijual dipasaran, maka kualitas lembaran data didalam CD-R itu harus cocok dengan CD Writer-nya.
Dulu banyak kasus, selain dari masalah Buffer Under-Run (kehabisan supply data), dahulu CD Writer tidak mampu mengenali lapisan data itu dengan baik.
Anda tidak perlu risau, CD Writer jaman sekarang sudah mampu mengenali berbagai CD-R yang ada dipasaran. Untuk lebih yakin, sebaiknya Anda baca buku manualnya untuk memperoleh informasi daftar CD-R yang paling optimal untuk CD Writer Anda.
Bagi Anda yang masih menggunakan CD Writer model lama, silahkan kunjungi situs web produsen pembuatnya untuk mengupdate firmware. Kegunaan dari update firmware ini untuk membantu CD Writer mengenali lapisan-lapisan data tersebut. Bahkan pada beberapa CD Writer tertentu, dengan hanya update firmware kita bisa meningkatkan kecepatan rekam tanpa harus beli CD Writer baru.
3.
CD-RW
Singkatan dari Compact Disc – ReWriteable. Piringan CD-RW ini umumnya
berwarna ungu. Proses pembuatannya mirip dengan CD-ROM atau CD-R dengan cara
menaruh selembar lapisan plastik.
Perbedaannya lembaran plastik itu memiliki kemampuan untuk membuka dan menutup. Seperti yang telah dijelaskan bahwa lapisan data jika disinari oleh laser akan membuat lubang-lubang sebagai kode. Pada CD-RW lapisan data itu dapat lubang-lubang itu dapat menutup lagi jika dibutuhkan. Itulah sebabnya kita dapat merekam dan menghapus media CD-RW ini sesuka hati kita.
CD-RW tidak sembarangan dapat dibaca pada CD Player atau VCD player. Untuk bisa membaca CD-RW butuh tenaga sinar laser yang lebih kuat dari biasanya. Oleh sebab itu pastikan bahwa CD player atau VCD player Anda mendukung CD.
Perbedaannya lembaran plastik itu memiliki kemampuan untuk membuka dan menutup. Seperti yang telah dijelaskan bahwa lapisan data jika disinari oleh laser akan membuat lubang-lubang sebagai kode. Pada CD-RW lapisan data itu dapat lubang-lubang itu dapat menutup lagi jika dibutuhkan. Itulah sebabnya kita dapat merekam dan menghapus media CD-RW ini sesuka hati kita.
CD-RW tidak sembarangan dapat dibaca pada CD Player atau VCD player. Untuk bisa membaca CD-RW butuh tenaga sinar laser yang lebih kuat dari biasanya. Oleh sebab itu pastikan bahwa CD player atau VCD player Anda mendukung CD.
4.
mini-CD
•
DVD (Digital Video Disk, Digital Versatile Disk)
a.
DVD-ROM
DVD adalah
sejenis cakram optik yang dapat digunakan untuk menyimpan data, termasuk film
dengan kualitas video dan audio yang lebih baik dari kualitas VCD.
"DVD" pada awalnya adalah singkatan dari digital video disc, namun
beberapa pihak ingin agar kepanjangannya diganti menjadi digital versatile disc
(cakram serba guna digital) agar jelas bahwa format ini bukan hanya untuk video
saja. Karena konsensus antara kedua pihak ini tidak dapat dicapai, sekarang
nama resminya adalah "DVD" saja, dan huruf-huruf tersebut secara
"resmi" bukan singkatan dari apapun.
Terdapat
pula perangkat lunak yang membolehkan pengguna untuk mencadangkan (back-up) DVD
sendiri seperti DVD Decrypter dan DVD Shrink.
b.
DVD-R
DVD-R
Kelebihan DVD-R
- Besar DVD 4489MB
- Kompatibilitas yang cukup tinggi
- Simulation mode untuk test bakar
- Menurunkan nama CD-R makanya lebih dikenal.
Kelemahan DVD-R
- Tidak ada booktype
- Kecepatan bakar lebih lama ketimbang DVD+R
- DVD-VR belum disupport
- DVD-R DL sering kali tidak disupport oleh beberapa DVD Player
Kelebihan DVD+R
- Booktype DVD-ROM membuat kompatibilitas tertinggi
- Kecepatan bakar yang lebih cepat
- DVD-VR Support (edit video pada disc DVD+RW langsung)
- DVD+RW support Defect Management (kalo ada sector rusak, langsung di skip sama burnernya)
- DVD+R DL bisa di booktype ke DVD-ROM yang membuat kompatibilitas pada DVD player dan DVDROM Drive
Kelemahan DVD+R
- besar ruang DVD hanya 4483MB
- Tidak ada mode Simulation
- Besar DVD 4489MB
- Kompatibilitas yang cukup tinggi
- Simulation mode untuk test bakar
- Menurunkan nama CD-R makanya lebih dikenal.
Kelemahan DVD-R
- Tidak ada booktype
- Kecepatan bakar lebih lama ketimbang DVD+R
- DVD-VR belum disupport
- DVD-R DL sering kali tidak disupport oleh beberapa DVD Player
Kelebihan DVD+R
- Booktype DVD-ROM membuat kompatibilitas tertinggi
- Kecepatan bakar yang lebih cepat
- DVD-VR Support (edit video pada disc DVD+RW langsung)
- DVD+RW support Defect Management (kalo ada sector rusak, langsung di skip sama burnernya)
- DVD+R DL bisa di booktype ke DVD-ROM yang membuat kompatibilitas pada DVD player dan DVDROM Drive
Kelemahan DVD+R
- besar ruang DVD hanya 4483MB
- Tidak ada mode Simulation
c.
DVD-RAM
•
Format: CD-Audio, CD-ROM (ISO), VCD, SVCD, CD-I, ..
•
Kapasitas:
–
Mini CD: 200 MB
–
CD : 650 – 700 MB
–
DVD : 4.7 GB – 17 GB
•
Transfer rate:
–
CD drive : 1x = 150 KBps
–
DVD drive: 1x = 1.32 MBps
•
Capacity : 20 GB – 140 GB
•
Transfer rate : 1 GBps
b. SASD
(Sequential Access Storage Device) : Akses data secara tidak langsung
(berurutan), seperti pita magnetik.
Simpanan luar yang termasuk dalam SASD adalah kartu
plong, pita kertas dan pita magnetik.
1.
KARTU PLONG
Kartu plong atau kartu pons (punched card) dikembangkan
tahun 1887 oleh Prof. Dr. Herman Hollerith dan digunakan pertama kali untuk
memproses sensus di Amerika Serikat tahun 1890. Kartu plong ini disebut dengan
80-column punched card dan merupakan kartu untuk komputer yang paling tua.
Kartu plong 80 kolom disebut juga dengan nama standard card atau hollerith
card.
Karakter yang direkam untuk tiap kolom dilakukan dengan
cara melubangi (mengeplong) baris-baris tertentu sesuai dengan kode yang
dipergunakan yaitu Hollerith Code.
Sekitar tahun 1960, IBM memperkenalkan komputer IBM
System/3 menggunakan kartu plong yang berbeda dengan kartu plong yang disebut
96-column punched card (kartu plong 96 kolom)
2.
PITA KERTAS
Paper Tape (pita kertas) merupakan lembaran kertas
menerus yang umumnya mempunyai ukuran lebar 1 inci atau 7/8 inci. Karakter
direkam di pita kertas dengan cara melubanginya.
Data direkamkan pada pita kertas dengan menggunakan alat
pengeplongan pita kertas yang dihubungkan dengan komputer atau mesin-mesin
khusus lainnya. Data yang terekam di pita kertas dapat dibacakan kembali ke
komputer melalui pembaca pita kertas.
3.
PITA MAGNETIK
Banyak digunakan sebagai simpanan luar sejak sekitar
tahun 1950 di komputer UNIVAC. Pita magnetik dibuat dari pita plastik tipis
yang dilapisi dengan lapisan magnet iron-oxide berwarna merah kecoklatan.
Pita magnetik yang berbentuk reel-to-reel tape banyak
digunakan untuk komputer-komputer besar sedang yang berbentuk cartridge tape
banyak digunakan untuk komputer mini dan yang berbentuk cassette banyak
digunakan untuk komputer mikro.

Merupakan bentuk pita magnetik yang paling tua. Mempunyai
ukuran lebar ½ inci dan panjangnya sekitar 2400 feet. Untuk tiap reel pita
magnetik, awal dan akhir dari pita terdapat suatu daerah yang tidak digunakan
untuk merekam data yang disebut leader.
BOT (beginning-of-tape) marker yaitu daerah yang
merupakan penunjuk awal dari tape dan EOT (end-of-tape) marker merupakan
penunjuk akhir dari tape yang dapat digunakan untuk merekam data. Volume
menunjukkan identitas dari tape, yang biasanya tiap-tiap tape mempunyai
identitas nomer atau kode tersendiri.
Header label menunjukkan informasi dari suatu file,
termasuk nama dari file dan tanggal perekaman dari file. Trailer label berisi
informasi yang sama dengan header label ditambah dengan informasi jumlah dari
record untuk file bersangkutan untuk
keperluan control total (kontrol dari jumlah record yang ada di file).
Masing-masing record di pita magnetik dipisahkan dengan
suatu gap (pemisah) yaitu interrecord gaps (IRG). Susunan record yang demikian
disebut dengan unblocked record. Lebar dari gap biasanya sekitar ½ sampai 1
inci.
Gap tersebut tidak dapat digunakan untuk merekam data,
sehingga semakain banyak gap, berarti semakin banyak tempat yang terbuang.
Untuk menghemat tempat yang terbuang, maka beberapa record dapat dijadikan
sebuah block dan masing-masing block hanya dipisahkan dengan sebuah gap saja
yaitu interblock gaps (IBG). Jumlah dari record untuk tiap blockdisebut dengan
blocking factor. Misalnya tiap block berisi 3 buah record, maka disebut dengan
mempunyai blocking factor 3.
Jumlah dari data yang diletakkan di pita magnetik untuk
suatu panjang yang tertentu disebut tape density (kepadatan pita). Semakin
padat, maka semakin besar kapasitas dari pita. Kepadatan ini ditunjukkan dengan
ukuran byte per inch (BPI).

Disebut juga streaming tape dirancang khusus untuk
menyimpan hasil dari suatu backup dari file di disk. Cartridge tape banyak
digunakan pada komputer mini.

Pita magnetik yang banyak digunakan di komputer mikro
adalah cassette tape. Selain untuk merekam musik dapat juga digunakan untuk
merekam signal berbentuk bilangan binari yang dikenal oleh komputer. Suatu
teknik yang digunakan untuk mewakili bilangan binari di cassette tape dikenal
dengan nama FSK (Frequency Shift Keying). Sebagai pembaca atau perekam data
digunakan tape recorder biasa.
Berdasarkan Jenis Bahan Pembuatnya
Berdasarkan
karakteristik bahan pembuatannya, memori eksternal digolongkan menjadi beberapa
kelompok sebagai berikut:
•
Punched Card atau kartu berlubang
Merupakan
kartu kecil berisi lubang-lubang yang menggambarkan berbagai instruksi atau
data. Kartu ini dibaca melalui puch card reader yang sudah tidak digunakan lagi
sejak tahun 1979.
•
Magnetic Tape
Sedangkan
magnetik tape, terbuat dari bahan yang bersifat magnetik tetapi berbentuk pita,
seperti halnya pita kaset tape recorder.
Paper
tape
Disebut
juga dengan punched paper tapes.Alat yang digunakan untuk membaca paper tape,
paper tape adalah Pita yang terbuat dari kertas. Media rekam data yang
bentuknya menyerupai pita dan terbuat dari kertas yang berkualitas tinggi.
Perekaman data pada paper tape dilakukan dengan cara melubangi kertas tersebut.
Menginstal
External Memory
Menginstal Hard Disk
Langkah-langkah menginstal Hard Disk adalah sebagai
berikut:
1.
Cari Port IDE pada MotherBoard
2.
Pasang ujung kabel pada IDE connector, perhatikan warna
merah pada kabel selalu terpasang pada bagian yang diberi tanda khusus pada IDE
connector.
3.
Pasang ujung lainnya pada HardDisk
4.
Pasang kabel supply HardDisk (perhatikan bentuk pasangan
socket power supply)
Menginstal Disk Drive
Langkah-langkah menginstal Disk Drive adalah sebagai
berikut:
1.
Cari Port FDD pada MotherBoard
2.
Pasang ujung kabel pada FDD connector, perhatikan warna
merah pada kabel selalu terpasang pada bagian yang diberi tanda khusus pada FDD
connector.
3.
Pasang ujung lainnya pada DiskDrive
4.
Pasang kabel supply Disk Drive (perhatikan bentuk
pasangan socket power supply)
Post a Comment